Dalam sambutannya, Ade Sugianto menyampaikan bahwa konsolidasi ini merupakan bentuk tanggung jawab partai untuk terus melakukan evaluasi diri dan memperkuat mesin partai di semua lini. Ia menekankan pentingnya kebersamaan dan kekompakan dalam menjalankan roda organisasi. "Tidak boleh ada ego sektoral, kita harus bersatu sebagai keluarga besar PDI Perjuangan," tegas Ade.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, dalam arahannya menyoroti pentingnya soliditas kepengurusan di tingkat DPC hingga anak ranting. Menurutnya, kelemahan dalam struktur internal bisa berdampak langsung terhadap perolehan suara dan kekuatan politik di tingkat lokal. Ia juga mengajak seluruh kader untuk menjadikan hasil Pilkada sebelumnya sebagai pelajaran dan bahan introspeksi.
“Kita tidak boleh hanya fokus pada kemenangan, tapi juga harus belajar dari kekalahan. Evaluasi menyeluruh harus dilakukan agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Peran pengurus di setiap level sangat menentukan arah gerak partai ke depan,” ujar Ono Surono. Ia juga menyampaikan instruksi khusus kepada seluruh pengurus untuk segera merapikan struktur organisasi dan meningkatkan komunikasi antar pengurus.
Sementara itu, Ketut Sustiawan memberikan pandangan strategis terkait pola kerja kolektif yang harus dibangun di tubuh partai. Menurutnya, keberhasilan partai di masa depan ditentukan oleh sejauh mana kader-kadernya mampu bekerja secara militan namun tetap dalam koridor ideologi dan disiplin partai. Ia juga menekankan pentingnya penguatan kaderisasi yang berkelanjutan untuk mencetak pemimpin-pemimpin masa depan yang loyal terhadap cita-cita perjuangan.
Rapat konsolidasi ini juga dijadikan momen refleksi bersama seluruh jajaran pengurus DPC, PAC, serta organisasi sayap partai. Suasana rapat berlangsung dinamis, penuh semangat, dan terbuka untuk menerima kritik serta masukan dari berbagai pihak. Hal ini menunjukkan komitmen PDI Perjuangan sebagai partai modern yang terus berkembang dan belajar dari pengalaman.
Sebagai penutup, Ade Sugianto kembali mengingatkan bahwa kekuatan partai ada pada kesatuan gerak dan keteguhan sikap para kader. Ia menginstruksikan agar seluruh pengurus segera menyusun rencana kerja yang konkret dan terukur, serta memastikan bahwa instruksi partai dijalankan secara menyeluruh dan berkelanjutan. “Mari kita jaga kepercayaan rakyat dengan kerja nyata dan solidaritas tanpa batas,” pungkasnya.
narator : Acong